Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

207. Eugenius IV (1431-1447)

Eugenius adalah seorang Venesia yang bernama Gabriele Condulmier, keponakan Paus Gregorius XII sehingga karirnya cepat menanjak. Ia seorang pemurah, saleh, cermat serta tekun. Namun karena sangat tekun ia dikatakan tidak mau tanggung-tanggung dan kadang tidak tahu keterbatasannya. Ia mengundang konsili di Basle yang telah lama dikumandangkan oleh Paus Martinus V untuk mendiskusikan sesuatu yaitu usulan untuk mempersatukan Gereja Yunani dan Latin yang telah dibuat oleh Kaisar Timur Yohanes VII. Proposal itu menarik bagi Yohanes karena ia bermaksud untuk bersekutu dengan Kristen melawan Turki yang telah menduduki tanah airnya. Salah satu kesimpulan konsili ialah sebuah dokumen yang meneguhkan superioritas konsili atar paus Roma. Ada lagi usulan Yohanes yang ditentang kuat. Pada sisi lain poko-pokok yang didiskusikan ialha hal-hal teologis dan disipliner yang terlalu raksasa seperti “filioque, supremasi Roma atas gereja-gereja lain, epiklesis dan purgatory. Namun Eugenius yang otoriter dan terburu-buru, dan mungkin karena ia tidak senang dengan paus tandingan yang mengambil alih konsili, membubarkannya secara bertahap dan menggesernya semakin dekat ke Roma. Ia memindahkan tempat konsili dari Basle ke Bologna, lalu ke Ferrara dan akhirnya di Florence.

Di Florence di hadapan Yohanes VII, pernyataan itu secara agung disetujui meskipun usianya hanya singkat. Keputusan Eugenius memindahkan tempat konsili menyakiti banyak bapak konsili yang telah mengungkapkan pendapatnya berpihak pada superioritas konsili atas paus. Jadi mereka tetap tinggal di Basle dan memposisikan dirinya makin anti Roma. Untuk memperkuat ide tersebut mereka bergabung dengan bangsawan Savoy yang dipanggil “suka damai”, seorang wawam dan mengmabil nama Paus Feliks V (1440). Ia adalah paus tandingan terakhir. Konsili di Florence justru bersikap sebaliknya dengan yang di Basle yaitu paus adalah superior atas konsili. Eugenius seorang penyayang dan pelindung seni. Ia memperbaiki “Pantheon” dan “Colosseum” dan membuat pintu utama Basilika Vatikan dari perunggu. Ia wafat pada 23 Februari 1447.